Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo (UNUSIDA) menggelar rapat koordinasi pimpinan guna membahas dua agenda penting, yaitu evaluasi penerimaan mahasiswa baru (PMB) serta kesiapan akreditasi program studi. Rapat ini dihadiri oleh para kepala biro dan UPT, ketua lembaga, dekan dan wakil dekan fakultas, serta para ketua program studi di lingkungan UNUSIDA. Kegiatan ini menjadi forum strategis bagi jajaran pimpinan universitas dalam merumuskan langkah-langkah peningkatan daya saing kampus di bidang akademik maupun tata kelola mutu.
Pada pembahasan pertama, rapat mengevaluasi penerimaan mahasiswa baru yang menunjukkan tren penurunan. Pelaksana Tugas (PLT) Rektor, Dr. Hadi Ismanto,S.H.I., M.Pd. menyampaikan masukan dari LLDIKTI Wilayah VII terkait pentingnya pengembangan sistem pembelajaran hybrid serta peningkatan reputasi akademik melalui penguatan akreditasi program studi dan institusi. Kedua aspek tersebut dinilai menjadi faktor penting dalam meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap perguruan tinggi.
Ketua LPMPP, Dr. Atik Widiyanti, S.Si., M.T turut memberikan usulan agar UNUSIDA mulai mengembangkan model pembelajaran hybrid pada Program Studi PSDAU, sehingga mampu menjangkau calon mahasiswa lebih luas dan memberikan fleksibilitas proses belajar.
Sementara itu, Dekan Fakultas Ilmu Komputer, Dr.Arda Surya Editya, S.Pd., M.T menyampaikan gagasan pengembangan pembelajaran berbasis Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL), khususnya bagi calon mahasiswa yang telah memiliki pengalaman kerja atau kompetensi tertentu. Selain itu, diusulkan pula penguatan kerja sama dengan dunia industri, sehingga mahasiswa tidak hanya memperoleh pendidikan di UNUSIDA, tetapi juga memiliki peluang kerja melalui jaringan kemitraan kampus.
Dari sisi promosi, Kepala LPPMĀ Elsa Rosyidah, S.TP., M.I.L mengusulkan program trial class ke berbagai sekolah menengah atas dan kejuruan sebagai sarana promosi kampus. Salah satu contoh yang disampaikan adalah menghadirkan pembelajaran menarik dari Program Studi Desain Komunikasi Visual (DKV) untuk diperkenalkan kepada siswa SMA/SMK agar mengenal langsung kualitas pembelajaran di UNUSIDA.
Wakil Rektor II Dr. Ana Christanti, S.Pd., M.Pd juga memberikan gagasan promosi digital melalui kerja sama dengan SMA/SMK, salah satunya dengan mengadakan siaran langsung melalui platform TikTok bersama OSIS sekolah. Strategi ini dinilai efektif untuk menjangkau generasi muda melalui media yang dekat dengan keseharian mereka.
Selain strategi akademik dan promosi, Ketua Satuan Pengawasan Internal (SPI), Kafidin Muzakki, S.E., M.Ak menyoroti pentingnya peningkatan layanan prima (service excellence), termasuk peran petugas keamanan sebagai garda depan pelayanan kampus. Di samping itu, penataan dan pembenahan tampilan depan kampus juga menjadi perhatian agar memberikan kesan positif bagi tamu dan calon mahasiswa yang berkunjung ke UNUSIDA.
Pada pembahasan kedua, rapat menyoroti persiapan akreditasi sebagai agenda prioritas universitas. Ketua LPMPP menyampaikan bahwa seluruh kebutuhan database dan data pendukung akreditasi harus sudah tersedia pada bulan Mei. Kesiapan data dinilai menjadi fondasi utama dalam proses penyusunan dokumen akreditasi, evaluasi diri, serta peningkatan mutu berkelanjutan di lingkungan UNUSIDA.
Melalui rapat koordinasi pimpinan ini, UNUSIDA menegaskan komitmennya untuk terus melakukan inovasi di bidang akademik, pelayanan, promosi, dan penjaminan mutu guna meningkatkan kepercayaan masyarakat serta memperkuat daya saing perguruan tinggi di tengah persaingan pendidikan tinggi yang semakin dinamis.
