Malang, 9 Juni 2026- Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo (UNUSIDA) melaksanakan kegiatan benchmarking ke Fakultas Teknik Universitas Brawijaya (UB) dalam rangka memperkuat implementasi Outcome-Based Education (OBE), sistem penjaminan mutu akademik, serta pengembangan Sistem Informasi Rencana Pembelajaran Semester (SIM RPS). Kegiatan ini diterima langsung oleh Wakil Dekan Bidang Akademik Fakultas Ilmu Komputer Universitas Brawijaya, Dr. Eng. Ir. Indradi Wijatmiko, S.T., M.Eng.
Pertemuan berlangsung dalam suasana diskusi yang konstruktif dengan fokus pada pengelolaan dan evaluasi pembelajaran berbasis luaran (Outcome-Based Education/OBE). Beberapa topik strategis yang dibahas meliputi mekanisme asesmen untuk mengukur ketercapaian Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL), Capaian Pembelajaran Mata Kuliah (CPMK), hingga Sub-CPMK, penyajian hasil ketercapaian pembelajaran, pengelolaan mata kuliah khusus seperti MKU, Skripsi, KKN, dan PLP dalam sistem OBE, pelaksanaan Continuous Quality Improvement (CQI), serta strategi agar dosen tidak terbebani secara administratif dalam proses penilaian OBE.
Dalam pemaparannya, Dr. Indradi menjelaskan bahwa Universitas Brawijaya melakukan pengukuran ketercapaian CPL secara sistematis dan menyajikannya dalam bentuk grafik sehingga memudahkan program studi dalam melakukan evaluasi capaian pembelajaran mahasiswa. Hasil evaluasi tersebut kemudian diintegrasikan ke dalam Rencana Pembelajaran Semester (RPS) dan menjadi dasar penyusunan tindak lanjut perbaikan pada semester berikutnya. Selain itu, setiap program studi menyusun laporan ketercapaian CPL secara berkala untuk mengidentifikasi mata kuliah yang memiliki capaian rendah dan memerlukan tindak lanjut perbaikan.
Beliau menambahkan bahwa rekomendasi perbaikan, kendala pembelajaran, serta langkah tindak lanjut didokumentasikan dalam portofolio mata kuliah sebagai bagian dari pelaksanaan Continuous Quality Improvement (CQI). Melalui pendekatan ini, program studi dapat menelusuri akar permasalahan pada mata kuliah yang belum mencapai target, kemudian menyusun strategi perbaikan yang akan diterapkan pada semester berikutnya. Apabila capaian pembelajaran telah menunjukkan hasil yang baik dan konsisten, standar capaian dapat ditingkatkan sebagai upaya menjaga budaya mutu dan mendorong peningkatan kualitas pembelajaran secara berkelanjutan.
Selain membahas implementasi OBE, tim UPT Teknologi Informasi dan Digitalisasi (UPT.TI & Digitalisasi) UNUSIDA turut mempresentasikan pengembangan Sistem Informasi Rencana Pembelajaran Semester (SIM RPS) yang saat ini dikembangkan untuk mendukung implementasi OBE di lingkungan UNUSIDA. Sistem ini dirancang untuk mengintegrasikan penyusunan RPS, pemetaan CPL, CPMK, dan Sub-CPMK, asesmen pembelajaran, hingga pelaporan ketercapaian capaian pembelajaran.
Menanggapi pengembangan sistem tersebut, Dr. Eng. Ir. Indradi Wijatmiko, S.T., M.Eng. memberikan sejumlah masukan berdasarkan pengalaman implementasi OBE di Universitas Brawijaya. Salah satu hal yang menjadi perhatian adalah pemetaan Sub-CPMK yang dalam satu mata kuliah dapat mencapai sekitar 14 Sub-CPMK. Menurutnya, sistem perlu dirancang agar mampu mengakomodasi proses pemetaan dan pengelolaan data capaian pembelajaran secara efektif tanpa menambah beban administratif dosen.
Beliau juga menekankan bahwa sistem pendukung OBE harus mampu menampilkan hasil asesmen ketercapaian pembelajaran secara jelas, informatif, dan mudah dipahami oleh dosen maupun pengelola program studi. Data ketercapaian tersebut tidak hanya berfungsi sebagai laporan hasil pembelajaran, tetapi juga menjadi dasar dalam proses evaluasi, penyusunan rekomendasi perbaikan, serta tindak lanjut yang terdokumentasi dalam RPS dan portofolio mata kuliah sebagai bagian dari siklus Continuous Quality Improvement (CQI).
Selain itu, sistem perlu mengakomodasi karakteristik berbagai jenis mata kuliah, termasuk mata kuliah tugas akhir seperti skripsi, sehingga proses pengukuran ketercapaian CPL dapat dilakukan secara lebih tepat sesuai karakteristik pembelajarannya. Integrasi antara RPS, hasil asesmen, laporan ketercapaian CPL, dan portofolio mata kuliah dinilai penting agar data yang dihasilkan dapat dimanfaatkan secara optimal dalam pengambilan keputusan akademik dan peningkatan mutu pembelajaran.
Melalui diskusi tersebut, tim UPT.TI & Digitalisasi UNUSIDA memperoleh berbagai masukan strategis untuk penyempurnaan SIM RPS, khususnya dalam mendukung proses asesmen OBE, pelaporan ketercapaian CPL dan CPMK, serta penyediaan data yang dapat dimanfaatkan sebagai dasar pengambilan keputusan dalam peningkatan mutu pembelajaran secara berkelanjutan. Hasil benchmarking ini diharapkan dapat menjadi referensi penting bagi UNUSIDA dalam memperkuat implementasi OBE, membangun budaya mutu yang berkelanjutan, serta mengembangkan sistem informasi akademik yang lebih efektif, terintegrasi, dan berorientasi pada peningkatan kualitas pembelajaran.
